Penyakit Sistemik, Pola makan dan Pencabutan Gigi



Pernah suatu masa ketika saya masih bertugas di puskesmas bertemu seorang nenek yang ingin mencabut giginya. Sudah 3 dokter gigi sebelum saya yang menolak mencabut gigi geraham sang nenek yang sering sakit.

Sang nenek sangat berharap bahwa giginya bisa dicabut. Tanda tanya besar bagi saya, kenapa 3 dokter gigi tak mau mencabut gigi sang nenek? Saya perhatikan dan baca status medical record-nya. Ternyata sang nenek setiap minggu rutin ke puskesmas karena hipertensi.

Tak tanggung-tanggung tensinya mencapai 200 mmhg ! So pasti gak ada dokter gigi yg mau mencabutnya karena beliau selalu minum obat penurun tensi.

Efek tensi tinggi maka pembuluh darah menyempit, efek dari obat penurun tensi maka darah menjadi encer, jika dilakukan pencabutan maka darah akan mengalir seperti air yg keluar dari selang– Crot–

Apa akal?

Aku berkoordinasi dgn dokter umum untuk menghentikan pengobatan tensinya. Kemudian mensugesti sang nenek untuk mengubah pola makannya dengan mengurangi makan daun singkong, udang, ikan sungai, santan, garam dan memperbanyak makan daun seledri, timun, bawang putih dan air putih.

Seminggu kemudian tensi sang nenek menjadi 150 mmhg. Normal untuk usia nenek yg 67 thn. Yesss ku cabut lah gigi sang nenek. Beliau merasa sangat bahagia gigi yg menyiksanya telah berhasil keluar dan beliau tetap melakukan diet pola makan sehatnya.

Setelah dicabut beliau menawarkan anak bungsunya untuk dijadikan istriku. Cantik, ayu, manis, perfect lah pokoknya tapi… saya sudah punya istri dan anak nek… maka sebagai gantinya saya dihadiahi durian 2 karung goni 😂

pola makan berpengaruh pada Penyakit sistemik yang berpengaruh juga pada perawatan gigi.Mari jaga dan atur pola makan kita agar tetap sehat.

Selamat pagi dan salam sehat🙂

Tentang drgnyeleneh

nyeleneh dianggap aneh justru karena tetap di jalur. seorang dokter gigi. peminat kesehatan gigi berbasis masyarakat dan kesehatan masyarakat lainnya. :)
Pos ini dipublikasikan di bedah mulut, GIGI, kisah nyata, komunikasi, lansia, penyakit rongga mulut, penyakit sistemik, periodontia dan tag , , , . Tandai permalink.

tempat komen diisi ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s