Gigi berlubang kok nambalnya harus bolak balik baru ditambal? (Endodontik)


“Oke mbak… Apa keluhannya?” tanyaku pada pasien seorang gadis manis berumur 21 thn di suatu senja dengan temaram sinar surya yg hampir terbenam begitu hangatnya sehangat senyumku dibalik masker padanya #eakkk.
Dijawabnya, “aku pengen tambel gigi gerahamku dok. Kalau kemasuan makanan sakit nya tuh di sini” sambil menunjuk pipinya dan tersenyum manis sekali. Ufffg aku sampai takut diabetes.

Aku sambut lagi dgn pertanyaan, “kalau mbak sedang nonton tv atau aktivitas lainnya tanpa sebab giginya berdenyut?”
“Iya dok, pas lagi ada yg dateng ke rumah pdkt ehhh gigiku sakit berdenyut sampai ke kepala sebelah dan ke punggung dok, bahkan air mata ini menetes sendiri…” jawab sang gadis ehhh sang pasien.

Dari tanya jawab (anamnesa) itu aku lakukan pemeriksaan ke rongga mulutnya. Dan kulihat giginya berlubang kecil tapi dalem banget sedalam hatinya perempuan #ngelantur…

Kemudian aku berdialog lagi dengannya.

“Dik, ehhh mbak. Giginya emng lobangnya kecil tapi sudah kena rongga pulpanya..” aku kasih keterangan. “Rongga pulpa itu isinya pembuluh darah dan pembuluh syaraf yg memberi makan sang gigi.” lanjut saya.

“Terus dok harus dicabut??? Yahhh kempot dong pipi sayah!!!” potongnya dengan nada khawatir.
“Duhh segitu takutnya mbak… Gag perlu dicabut kok. Masih bisa ditambal tapiiiii…”kataku menenangkannya

” tapi apa dok… Apa??? Dokter jangan PHP- in saya kayak cowok2 di luar sana” curatnya…

“Lahh tenang mbak. Tapi… Harus dilakukan perawatan saluran akar atau kalo drg menyebutnya perawatan endodontik” jawabku sembari meringis asihan pada pasien yg sering kena PHP.

“Jadi kita matikan syaraf giginya dulu, kemudian kita keluarkan syaraf gigi yg sudah mati kemudian kita bersihkan dan sterilkan saluran syaraf itu supaya tidak infeksi baru setelah steril nanti kita isi dgn bahan pengisinya dan di tambal” panjang lebar kuceritakan sambil menggambar pada kertas di meja.

“Repot banget sih dok. Gag bisa apa langsung di tambal saja?” tanyanya gag sabaran.

“Gini mbak. Pulpa itu letaknya paling dalam setelah email dan dentin. Jika sudah terbuka maka dia terinfeksi kuman. Ludah mbak banyak lho kumanya. Nah kalau gigi mbak langsung ditambal tanpa perawatan maka kuman kuman itu akan berkembang biak yg menginfeksi syaraf yg terkontaminasi. Si kuman mau keluar dari gigi gag bisa krn sdh ditambal akhirnya dia pergi ke ujung akar… Nah ntar jadi bengkak dan sakit. Kalo bengkak nanti mbak tambah cubby lhohh.” kataku

“Oooo gitu ya dok. Iya deh dirawat gigi saya.” jawabnya mbil menganggukkan kepalanya sehingga poninya menutupi sebagian wajahnya…

Dan perawatan endodontik ini dilakukan dengan 3 x kunjungan …

Ituah gambaran mengapa gigi yg berlubang sampai kena syaraf gigi tidak bisa langsung ditambal. Emang lo kira ban mobil wqwqwqwq…

Nahhh ubek ubek aja blog saya banyak kok yg berhubungan dgn endodontik.
Selamat menikmati

Tentang drgnyeleneh

nyeleneh dianggap aneh justru karena tetap di jalur. seorang dokter gigi. peminat kesehatan gigi berbasis masyarakat dan kesehatan masyarakat lainnya. :)
Pos ini dipublikasikan di endodontik, GIGI, gigi anak, karies dan tag , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Gigi berlubang kok nambalnya harus bolak balik baru ditambal? (Endodontik)

  1. Edi firmansyah berkata:

    Saya pernah dok perawatan seperti ini waktu usia 10tahun. Sampe berkali kali balik ke dokter giginya. Dan sampe sekarang(usia 25thn) masih awet tambalannya.
    Malahan yang bolong yg lain..apa harus ditambal lagi?

tempat komen diisi ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s