ASAP dan PELUANG


image

Sudah lebih dari 2 bulan asap di propinsi Riau akibat KARHUTLA (kebakaran hutan dan lahan) melanda. Sudah hampir 2 minggu siswa sekolah diliburkan dalam kegiatan belajar mengajar. Sudah lebih dari 600 titik api tersebar di sini.

Pekattt, panas, sesak, pedih di mata. Usaha telah dilakukan dari pemberian masker maupun himbauan untuk tak beraktifitas di luar ruangan dan seandainya terpaksa ke luar dianjurkan untuk memakai masker.

Menariknya dalam kasus asap kali ini sangatlah berbeda dari tahun2 yang lalu. Asap kali ini sungguh sangat parah sampai penerbangan pun ditiadakan. Penderita ISPA meningkat berkali lipat. Bahkan dalam 1 hari bisa ratusan penderita ispa baru.

Masker yang dibagikan adalah masker untuk dokter dalam menangani pasien, bukan masker khusus asap sehingga kekuatan maskerpun kurang akhirnya cepat rusak. Bahkan setelah dibagikan ke siswa sd pun jadi bahan mainan kolor2 an😀

Tapi seperti sodara2 di jakarta yg sering kena banjir, kami di riau pun sudah menganggap itu sebagai musim ke 3 selain musim kemarau dan penghujan.

Kalau di jakarta yg masih sering hujan + banjir, makaeluang yg ada adalah ojek payung dan rakit penyeberangan. Kalau di sini di tengah kebutuhan masker yg mendesak karena hujan tak kunjung turun maka terbitlah ide dari peluang yg ada. Maka bertebaranlah para penjual masker2 unyu yg terbuat dari kain yg lumayan tebal. Gambar2 binatang bahkan tokoh kartun pun banyak dijual diemperan jalan bahkan sekolah2. Dannnnnn LARIS MANIS🙂

Melihat peluang itu penting apalagi aktifitas di luar ruangan tak mungkin dihindari. Saya salut sekali dengan para pedagang masker itu.

Masalah asap karhutla menurut saya kasusnya sama dengan kesehatan. Artinya bahwa preventif jauh lebih utama dari kuratif. Mencegah pembakaran lahan lebih murah daripada membuat hujan buatan. Peluang itu bukan hanya pada pedagang masker tapi juga pada penegak hukum. Peluang itu ada pada pencegahan supaya tidak terjadi kebakaran hutan

Kalau kata anak saya yang kelas 5 sd…
“Makanya Yah, kalau musim hujan ada acara jangan manggil pawang hujan untuk nolak ujan. Akhirnya Allah malah gak ngasih hujan pas kebakaran”

Sekian dan mari ngupi🙂

Tentang drgnyeleneh

nyeleneh dianggap aneh justru karena tetap di jalur. seorang dokter gigi. peminat kesehatan gigi berbasis masyarakat dan kesehatan masyarakat lainnya. :)
Pos ini dipublikasikan di hikmah, kesehatan masyarakat, promosi kesehatan. Tandai permalink.

tempat komen diisi ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s