GIGI dan kekhawatiran orang tua


periode gigi

Akhhhhhhh…. akhirnya ada kesempatan nge update blog lagi. Beberapa hari ini banyak pekerjaan di kantor yang membutuhkan konsentrasi tinggi jadi unek-unek pasien yang tersimpan baru bisa disalurkan lagi.

selama berpraktek dokter gigi, saya banyak mendapat pertanyaan yang sama dari kekhawatiran orang tua terhadap perkembangan gigi anak-anaknya. sesuai amanat UU kesehatan… cieeeeeeeehhhhh saya mempunyai kewajiban yang termasuk hak pasien untuk meneragkannya.

nah…

salah satu pertanyaan yang sering kali diulang-ulang oleh ortu pasien adalah

Dok, gigi susu anak saya yang hitam2 itu bakal ganti kan? Dok gigi susu yang lubang itu cabut ajalah biar gak bikin sakit. Dok knapa Gigi tetapnya harus dicabut, bukannya itu gigi susu? kan belum pernah ganti?

pertanyaan ini kerap terjadi akibat ketidaktahuan dari masyarakat pada umumnya. lagipula kalau kita sendiri ke toko buku. khusus buku untuk kesehatan gigi bisa dibilang jarang (beberapa toko buku malah gak ada). entah para dokter gigi terlalu sibuk dengan pasien atau semangat menulis yang kurang atau gak ada penerbit yang mau (kayaknya yg terakhir deh, soalnya yg ngeblog banyak sih🙂 )

pada kesempatan ini saya menulis tentang tumbuh kembang gigi dan kapan gigi susu harus dicabut. tapi biar yang ngebaca gak bosen silahkan ada gambarnya kok bisa di print dan tempel di dinding kamar🙂

biar gak bingung saya akan memulai dari erupsi (tumbuh) gigi dulu baru ke yang lainnya dalam point-point:

  1. ortu selalu berasumsi bahwa gigi tetap yang tumbuh selalu menggoyangkan gigi susu. ASUMSI INI SALAH ! FAKTANYA: gigi geraham pertama bawah tumbuh usia 6-7 tahun. sedangkan gigi seri bawah tumbuh usia 7-8 tahun (lihat gambar).
  2. untuk mempermudah membedakan gigi susu dan gigi tetap bisa dilihat dari warna dan bentuknya. gigi tetap warnanya lebih kuning dari gigi susu, bentuk gigi tetap lebih besar dari gigi susu.
  3. gigi susu yang belum waktunya tanggal jangan dicabut, melainkan di tambal. hal ini karena gigi susu merupakan guide atau penunjuk jalan bagi gigi tetap untuk tumbuh. jika dicabut terlalu dini maka gigi tetap akan tumbuh melenceng dari jalur. sehingga membuat gigi jadi berantakan

oke setelah tulisan ini dibaca mohon yang ngebaca share ke yang lain atau ke tetangga sebelah atau ke ibu bapak guru, kader posyandu, saudara dll supaya memperhatikan periode gigi anak2nya. mohon disebarkan karena menyebarkan blog ini pada hari ini adalah kado hut buat saya hehehehehe😀

sengaja blog ini terbuka dan bisa di print agar lebih bermanfaat bagi pembaca yang budiman…

terakhir salam sehat dari saya🙂 CU

Tentang drgnyeleneh

nyeleneh dianggap aneh justru karena tetap di jalur. seorang dokter gigi. peminat kesehatan gigi berbasis masyarakat dan kesehatan masyarakat lainnya. :)
Pos ini dipublikasikan di GIGI, gigi, kesehatan masyarakat, TUMBUH GIGI dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke GIGI dan kekhawatiran orang tua

  1. Jonathan berkata:

    gambarnya kekecilan. cari gambar yang lebih besar resolusinya, simpen di photobucket atao penympan gambar online lainnya. kasih link downloadnya di akhir artikel, biar lebih puasss

    Terus tekenin juga, bahwa gigi susu jumlahnya 20 sedangkan gigi dewasa 32. jadi ada gigi dewas yang tumbuh tanpa menggantikan gigi susu🙂

    salam anget..

  2. Ping balik: gigi susu keropos dicabut sebelum goyang boleh ngga ??? (cabut gigi susu) | Nyeleneh

  3. Ping balik: selayang pandang tentang ortodonti (behel) | Nyeleneh

  4. fatimah berkata:

    Dok mnt rekomendasi dokter gigi untyk anak di dekar daerah saya sekitar kemang bogor.. Makasih dok sebelumnya..

    • drgnyeleneh berkata:

      Waduh mbak. Mohon maaf lho yaaa… saya ini di Riau. Kurang paham daerah bogor. Yang pasti kalau drg khusus anak itu sp.KGA (spesialis kedokteran gigi anak) tapi drg biasa alias drg umum bisa juga kok mengerjakan gigi anak.🙂

tempat komen diisi ya

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s